• MATA FATIMAH

    Siang menjelang sore itu saya tiba di Santorini . Airport yang kecil di pulau kecil ini hiruk pikuk dengan turis yang datang ke tempat tersebut, dengan referensi teman mobil sewaan mobil kecil yang harganya kurang dari 50 euro perhari itu sudah terpakir manis di luar. Seorang pria meminta saya untuk mengisi formulir dan menandatangani beberapa berkas, dan menunjukan beberapa detail kecil, lalu setelah mengetes keliling bandara beberapa putaran untuk membiasakan setir kiri, maka.......

  • TULUM

    Mendengar Mexico sendiri mind set saya langsung teringat film telenovela, dan karena pemain film nya cakep-cakep dan ganteng-ganteng saya makin ngebet ingin mengunjungi tempat ini. Namun tentu saja Mexico bukan tentang pria bertopi sombrero dan makanan nya yang terkenal di mancanegra, namun juga kaya akan reruntuhan bangsa Maya, yang untuk saya adalah Jackpot, bagaimana tidak pergi ke salah satu pantai yang dekat terindah di laut Karibia dengan reruntuhan bangsa Maya, asik nya! Nah Jika kamu berkunjung ke Mexico dan kebetulan menyukai wisata alam seperti pantai dan sekaligus pecinta reruntuhan Tulum adalah jawabannya, tempat ini merupakan kombinasi dari pantai, zona arkeologi, dan sekaligus kota....

  • NUSA LEMBONGAN

    Sudah sering kali ke Bali namun baru kali ini kesampaian mengunjungi Pulau Nusa lembongan dan Nusa cenigan, yang terletak di sebelah tenggara pulau Bali, pulau ini sering disebut-sebut juga sebagai Gili island nya Bali. Awalnya trip ini tidak direncanakan sama sekali, namun muncul tiba-tiba selagi iseng melihat-lihat harga tiket, 3 hari sesudah lebaran tiketnya ternyata lumayan murah, maka spontan saja beli tiket, dan perjalanan kali ini saya mengajak anak dan ibu saya untuk berlibur......

  • JURNAL DI PHUKET

    Jalan-jalan ke pantai adalah favorit saya, karena terbiasa dimanjakan oleh pantai dengan pasir putih, kemilau air yang jernih, pohon kelapa yang daunnya melambai sepoi-sepoi tertiup angin dan langit yang berwarna biru cerah, saya jadi sangat picky untuk tidak pergi ke pantai yang terlalu crowded dan kotor. Menikmati pantai selagi liburan adalah hal penting untuk saya, karena itu juga saya selalu pilih-pilih tempat yang tidak terlalu turisti dan tidak terlalu banyak dikunjungi orang, alasannya selain tidak bisa bersantai, pantai yang dikunjungi banyak orang akan mengundang para pedagang asongan untuk selalu mengusik ketenangan, dan menurut pengalaman semakin banyak orang maka semakin banyak sampah yang terlihat di pantai......

  • Happy Budha

    Hampir di setiap kota besar selalu ada area penginapan untuk para backpacker atau budget traveler, dan saat saya mengunjungi Jogja setahun kemarin saya memutuskan untuk menginap di area yang dikenal dengan istilah kampung bule ini, nama jalanya dikenal dengan Jalan Prawirotaman. Jalan ini sebenarnya ada 3, yaitu Prawirotaman 1, 2 dan 3 namun yang paling digandrungi adalah yang pertama. Meskipun pada zaman dahulu area tempai ini adalah pusat penghasil batik cap dari keturunan Prawirotaman dan selain itu area ini adalah daerah markas prajurit Prawirotaman dan laskar pasukan hantu maut saat zaman perjuangan kemerdekaan.

Oxford vs Cambridge

Oxford

Saat bis perlahan memasuki jantung kota ini perlahan saya melihat kota dengan bangunan klasik dengan hiruk pikuk disepanjang jalan, semisal di jepang dan juga di semua negara yang berlokasi di atas garis lintang yang rata-rata udaranya dingin semua orang berjalan sangat cepat. Kota yang mempunyai 36 universitas ini umurnya mendekati satu abad, reputasi lulusan dari universitas di tempat ini telah berhasil mencetak prestasi.

Saat saya turun dari Bis di pusat kota, ditengah kerumunan jalanan, saya mengagumi kota ini, kota ini sangatlah cantik ujar saya berulang-ulang, saya terkagum-kagum dengan pemandangan di kanan kiri jalan, seperti masuk ke dunia yang berbeda, saya sangat menyukai tempat ini, suasana yang amazing tapi tidak asing menuntun saya yang kemudian pada akhirnya saya mengenali tempat ini, ya ini adalah site pembuatan film-film yang pernah ada.

SONY DSC SONY DSC SONY DSC       SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC

Alice Liddell seorang pelajar yang bersekolah di sini pun telah menjadi model karakter dalam cerita terkenal Alice In Wonderland, seorang gadis yang sangat logis dan complicated, penulis cerita Alice in Wonderland yang dikenal dengan Lewis Carroll yang juga sahabat Alice lulusan Christ Church oxford ini juga adalah penulis yang sama dengan penulis Prince of Caspian (Narnia). Karena sering dijadikan beberapa lokasi film fiksi dan thriller maka siapapun bisa mengikuti tour untuk mengunjungi site-site film di tempat ini.

Film fenomenal seperti Harry potter pun mengambil tempat ini untuk beberapa scene nya, pantas saja saat aku melihat universitas oxford ini serasa berada di bagian film itu hanya saja tanpa ada penyihir dimana-mana tentunya. Tapi bagai tersihir saya tak henti-hentinya mengagumi oxford ini. jika saya perhatikan pelajar-pelajar disana nampak terlihat super serius tapi dari gayanya terlihat modis, beberapa mahasiswa seni nya pun tak tanggung-tanggung bergaya cool tapi sekaligus freak.

Sekolah tempat Hugh Grant, Kate Beckinsale, Dudley Moore dan Richard Burton menuntut ilmu ini sudah berabad-abad tersohor dimana-mana tak hanya actor dan actress mulai dari penulis, penyair, novelis, kritikus dan penulis anak-anak telah belajar atau tinggal di Oxford. Tempat ini sangat saya rekomendasikan untuk wisata alternatif apabila berkunjung ke inggris. Apabila kamu tertarik dengan perkumpulan rahasia, alkemis, pengkhianat, penyamun dan penjahat ditempat ini kamu bisa menemukan juga, salah satu koleksi-koleksi terbesar di dunia mulai dari jimat-jimat dan black magic.

Di Oxford ini masih terdapat bangunan penjara akhir abad ke-18, yangs sekarang menjadi hotel, dan sisa-sisa benteng Norman. Di sini juga merupakan bukti kependudukan sejak Zaman Perunggu dan periode Romawi dan sisa-sisa pemukiman awal zaman Anglo Saxon. Apabila tertarik mengikuti tur maka guide akan menceritakan sejarah panjang asal muasal daerah itu, bangunan kuno dan kisah-kisah memukau, di mana biarawan tinggal dan asal proses Beer dibuat.

Siang itu sambil memakan sebuah sandwich yang saya beli di sebuah cafe, saya lalu berjalan-jalan menuju persimpanga di pusat kota yang membentang dari high street sampai arah timur, di sekitar Carfax inilah Kebanyakan pengunjung berorientasi, jalan ini yang merupakan 'Salah satu jalan besar di dunia' (Nikolaus Pevsner) Sementara dari Queen Street ke barat adalah jalan-jalan utama belanja Oxford yang tidak terlalu impresif buat saya.

Di Oxford ini terdapat kebun Botanical yang berisi taman hibrida ilmiah penting, kita bisa menikmati keindahan beragam benih tumbuhan semua musim dari hamparan rumput yang menyerupai karpet yang menakjubkan mulai dari musim semi, musim panas, sampai musim gugur, sementara dari St Aldates ke selatan menuju ke sungai terdapat danau yang airnya yang berwarna kehijauan, sampan kecil bisa dipakai untuk mengitari area cantik ini, namun hari itu aku hanya cukup mengagumi dan melihat-lihat saja

Tempat Margaret Thatcher, Indira Gandhi and Benazir Bhutto bersekolah ini adalah lokasi yang tepat bagi kamu yang tertarik mempelajari sejarah studi sains. Berada disini rasanya seperti kembali pada abad ke-14 saat Bacon dan Grosseteste yang terkenal dengan pengembangan di bidang matematika dan astronomi, tak habis itu saja setelah habis abad 14 kemudian kita seperti terseret ke abad ke-17 saat melihat penemuan Harvey, Boyle, Hooke dan Halley lalu Pada abad ke-20 saat ilmuwan penisilin Profesor Florey yang membuat dampak terbesar dalam sejarah.

Tak hanya itu kita bisa mempelajari sejarah kaca bermotif yang sering digunakan kaca jendela, beberapa Simbol, lambang seperti gambar hewan dan setan menempel pada atap dan dinding bangunan di Oxford, rupanya tukang batu abad pertengahan dan modern menggabungkan imajinasi dan humor dalam menciptakan kekayaan dari ukiran batu yang menakjubkan.

Di Oxford banyak terdapat jalan-jalan kecil yang cantik yang bisa disusuri, sepeda-sepeda berjejer dimana-mana, saya sungguh jatuh cinta dengan aura tempat ini

Cambridge

Sementara dibandingkan Oxford, Cambridge lebih sepreti kota pelajar kecil yang indah, Cambridge tentunya tidak kalah menarik, yang menyolok dari tempat ini yaitu turis ‘punting’ di sungai, berdayung memutari kanal yang jatuhnya jadi sharing ya mirip naik taxi lagi, hanya yang ini harus mendayung  sendiri.

Universitas cambridge ini adalah tempat menuntut seorang Stephen william Hawking, beliau adalah seorang ‘Bristish theoterical Physic’ di universitas ini beliau mendapat gelar profesor matematika, Stephen william Hawking, yang menderita penyakit gangguan saraf yang disbeut sebagai Amythropic lateral sclerosis (als) tubuhnya menjadi lumpuh dan hidupnya disokong memakai bantuan kursi roda dan menggunakan mesin untuk berbicara ,meski ia nyaris sulit untuk bergerak dari kursi rodanya dan hanya divonis hiduo hanya 2 tahun. Namun ia sudah membuktikan pada dunia bahwa meski dengan kondisi seperti itu tapi berhasil memberikan kontribusi dalam konteks ‘Black hole’. Dari kontribusi dan kerjasama dengan penemu ilmiah lainnya, beliau mendapatkan penghargaan akan pememparan cCosmology dan Quantum gravity yang bertahan 237 minggu di ‘British Sunday times’ dan dengan keadaannya itu beliau masih bertahan hidup di usia yang sudah masuk kepala 7o lebih ini.

Untuk wisatawan yang berkunjung ke tempat ini highlight tempat ini adalah Cambridge River Tours By Chauffeured Punt, harga river tour ini adalah 12 quid. Wisata punting ini dimiliki oleh perusahaan Cudamore's Punting yang katanya didirikan sejak tahun 1910 an yup long time ago. Mereka memiliki pilihan Punting terbanyak di area ini bagi yang akan menyewa perahu di Cambridge. Tour ini adalah cara terbaik untuk melihat semua perguruan tinggi Universitas Cambridge dari tepi sungai. Selain itu pemandu tur ini juga mempersilahkan kamu untuk bersantai saat melewati tempat wisata terkenal termasuk: King's College Chapel, the Bridge of Sighs, the Mathematical Bridge and the Wren Library. Perahu ini dilengkapi dengan 12 kursi dan dilengkapi dengan payung dan selimut, menyenangkan bukan?

SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC
Buat penggemar berat buku kamu bisa tengok lokasi toko-toko buku tertua di inggris letaknya di jalan Trinity, pokoknya jika kebetulan lagi sale besar2an kamu bisa dapat buku seharga 75-25 pence!
untuk mengitari area lain sekitar Cambrige jika mau turun naik sesukanya harga bis yang ditawarkan sekitar 13 quid, alternatif lain adalah dengan menyewa sepeda seharga 5 quid yang bisa kamu dapatkan di Newnham Road 61
Tak terlalu banyak yang bisa diceritakan tentang cambridge ini karena saya hanya melakukan kunjungan sehari saja ke tempat ini, saya sendiri hanya berjalan-jalan di sekitar kawasan 31 universitas yang sangat besar ini, selain berjalan sekitar sungai dan universitas saya juga sempat menyantap makan siang spaghetti bolognaise yang luar biasa tawar di Market square ini.
Setelah makan, saya juga sempat berjalan-jalan melihat keramaian pasar di tengah arena pokonya yang namanya pasar segala macam ada disana deh dan dimana-mana pula banyaknya penjual makanan, mulai Fish and chips, indian food, chinesse food yang selalu nampak lezat, stall burger dan hotdog yang mengundang selera. katanya di tempat ini jika hari minggu pasar ini menjadi khusus Arts & Crafts, Antiques & Farmers Market
Share:

Brighton

Apabila orang Inggris ingin berjemur dan menghitamkan kulit yang mereka lakukan adalah berkunjung ke negara tropis. Pada musim panas dan liburan orang-orang datang ke pantai untuk menikmati matahari, salah satu kota di pinggir pantai yang biasa dikunjungi wisatawan adalah Brighton, selain wisata pinggir pantai yang menyuguhkan panorama memukau tempat ini juga dipenuhi gedung kesenian, tempat shoping yang berkesan, dan makanan pinggir pantai yang lezat.

SONY DSCSONY DSC

Tepat di pinggir pantai ada suatu area bernama Brighton Pier, tempat ini lah pusat dari highlight pantai jika berkunjung kesini, selain terdapat banyak toko souvenirs dan restaurant di tempat ini banyak terdapat atraksi serta riding, meski seperti festival carnaval dadakan maksudnya bukan bukan theme park yang sesungguhnya tapi tempat ini lumayan menghibur. Mulai dari roller coaster, rumah hantu, bom-bom car, sampai permainan mesin dengan koin ada disini, saya sempat main beberapa atraksi namun sayang cuaca waktu itu sedang tidak bersahabat maka saya harus puas dengan permainan mesin koin.

SONY DSC SONY DSC

5657283616_ea1fae5193brighton-pier 5656709459_4eeb9b6bae 5657285140_1d65454524

Brighton terletak di kawasan Sussex timur, di musim panas kawasan ini ramai dikunjungi wisatawan, sayangnya pantai disini pasirnya penuh dengan batu, sehingga kurang ideal untuk jalan2 atau bertelanjang kaki. Tempat shootingnya beberapa film terkenal seperti film favorit saya Brighton rock dan Angus, thongs and perfect snooging ini sangat menyenangkan untuk dikunjungi.

Saya datang ke tempat ini dua bulan lebih awal dari musim panas sehingga udaranya masih dingin sekali, sesekali juga cuaca mendung dan angin lautnya besar sekali. Saat berjalan-jalan di pinggir pantai saya menemukan banyak sekali stall atau stan kecil yang menjual makanan laut mentah super fresh, porsinya per cup seperti cup ice cream hanya saja ukurannya sedikit lebih besar. Macam-macam sekali yang mereka jual mulai dari Octopus, Udang, Cumi, Kerang, jika tak biasa mungkin agak eneg makan makanan mentah, tidak seperti di Jepang yang disediakan Wasabi selain untuk menetralisir makanan mentah dan menambah rasa di Indonesia semua Sea food umumnya serba di bakar atau digoreng atau minimal direbus itupun biasanya memakai tambahan saus yang kaya rasa, tapi untungnya disini disediakan saos khusus, jadi rasanya tidak terlalu anyir, tapi memang setelah dimakan baunya agak sedikit menyengat karena rasanya ‘laut’ sekali, selain makanan laut dan sup ikan yang disajikan dalam bentuk cup minuman jadi tinggal di seruput saja, di area ini juga selain hiburan di Pier tadi di pinggirannya dipenuhi toko-toko souvenir, Stan tarot dan ramal meramal harganya lumayan mulai 10 quid sampe 20 quid lebih.

brighton-shellfish-oyster

brighton-shellfish-ff

Di pinggir pantai disediakan lapangan penuh pasir di mana musim turis tempat ini dipergunakan untuk volley pantai, di pinggiran pantai ini juga marak beberapa pub malam yang oke punya, model pub disini tidak terlalu glamour seperti pub di tengah kota, malah cenderung sedikit kotor karena ada genangan air di lantai di salah satu ruangan, mungkin karena konsepnya dekat pantai

Pub disini umumnya terdiri dari beberapa ruangan dengan Dj yang berbeda-beda, malah ada satu ruangan yang hampir jarang sekali ada orang yang dance, namun tempat ini asik untuk cooling down setelah hiruk pikuk dan penuh sesak, ruangan lain yang lebih santai dengan sofa, asik juga dipakai untuk hangout.

10042009(009) 10042009(010) 10042009(011)  10042009(033)

Brighton ini terkenal juga dengan area ‘shopping lane’, maksudnya adalah semacam gang kecil yang menyenangkan untuk shopping, kawasan ini merupakan area toko-toko kecil yang terlihat lucu serta unik, gambaran toko nya semisal jika kamu mengunjungi pasta and pancake house yang sedang menjamur di kota besar semisal Nanny pavilion, atau Tree house dengan gaya rumah country tea house cozy nan klasik, dengan wallpaper motif bunga dengan warna Tosca, Turquise, atau kuning redup, di kawasan ini juga sarat sekali dengan restaurant Italia.

NorthLaines

Berjalan-jalan di sekitar lane yang mirip gang-gang kecil ini ternyata sungguh menyenangkan meskipun hanya sebatas window shopping, di area ini saya sempat singgah di toko buku yang menjual buku-buku dan novel-novel lama yang belum pernah saya lihat sebelumnya, saya hanya bisa terkagum-kagum disini.

BrightonLanes Colin Page Antiquarian Books shop-front-648-443 THE LANES, BRIGHTON

Selain itu semua di Brighton ini saya sempat mengunjungi kawasan gay village yang ternyata cukup mengecewakan untuk turis yang datang jauh-jauh demi menyaksikan tempat dengan orang-orang tidak biasa ini, entah mungkin karena bukan weekend atau salah moment tapi saat jalan-jalan kesana, sepanjang jalanya di kanan kiri nampak sepi tidak sehingar-bingar gay village di Manchester.

List yang bisa kamu kunjungi selanjutnya jika berada disini adalah Dom brighton jika tertarik dengan theater dan konser, selain itu yang tak kalah keren adalah Brighton pavillion atau Royal Pavvilion yang mempunyai konsep bangunannya yang sangat tidak biasa

SONY DSC

.SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

fact : Bentuk bangunan kubah Brighton Pavillion mirip bangunan konsep timur tengah, mungkin lebih cocok dibangun di Turki atau Maroko, dan yang anehnya lagi ternyata interior dalemnya justru berbau chinese sekali, sementara pangeran George iii yang mendesain tempat ini belum pernah sekalipun pergi ke Cina.

Di Brighton Pavillion ini banyak yang bisa kamu lihat mulai dari ruangan-ruangan keluarga kerajaan plus perabot keseluruhan seperti contohnya ruang tidur keluarga kerajaan, ruang tamu, dapur dengan peralatannya, ruang makan lengkap dengan meja yang super panjang. Saya selalu tak habis pikir kenapa meja zaman kerajaan sepanjang itu, terlepas dari porsi terkadang juga meja sepanjang itu hanya diisi oleh satu atau dua orang saja jika sedang tidak melakukan jamuan, bayangkan betapa banyak menu yang harus dihidangkan untuk memenuhi setidaknya setengah meja panjang itu?

index

jika melihat porsi makan orang inggris sebenernya tidak seberapa dibanding porsi makan orang Jerman atau orang Amerika, tapi buat aku yang biasa makan lauk lebih sedikit dari nasi, selalu saja kewalahan menghabiskan apapun disini.. tapi kasihan nya orang inggris yang datang ke indonesia harus memesan 2 atau 3 kali untuk porsi yang mereka makan, itupun porsi orang pada umumnya bukan porsi para keluarga kerajaan loh, meski keluarga kerajaan sekarang makan dengan menu spesial, tapi menu nya sudah jauh berbeda dengan menu abad sebelumnya, mau tahu apa saja yang keluarga kerajaan makan di Inggris zaman dahulu? Ini dia :

  1. Daging panggangDaging panggang umumnya babi ternak atau babi hutan yang dikonsumsi setiap makan katanya sih merupakan ekspresi dari kekayaan, hanya orang kaya yang mampu makan daging segar. Dalam satu tahun dapur kerajaan telah menghidangkan   1,240 oxen, 8,200 domba, 2,330 kijang, 760 calves, 1,870 babi, and 53 babi hutan. Itu artinya lebih dari 14,000 binatang

  2. Ekor berang2 panggang
    Potongan daging ini populer pada hari juma’t menurut tradisi kristen daging dilarang pada hari itu, oleh karena itu orang pada abad pertengahan mengklasifikasikan berang2 sebagai ikan

  3. Daging ikan paus

Menu populer lainnya pada hari jumat adalah daging ikan paus yang merakyat dan murah karena banyaknya suply daging ini dari laut utara, daging ini pastinya cukup utuk porsi 100 orang lebih, penyajiannya bisa direbus atau dipanggang

  1. Burung merak Panggang

biasa disajikan dengan hiasan bulu2 indahnya diatas meja beserta paruhnya dihiasi daun berwarna keeemasan

  1. Organ Dalam alias daleman aka Jeroan J

Rupanya orang zaman abad pertengahan tidak suka membuang bagian dalam makanan, bagian organ dalam seperti paru, limpa, dipkamung sebagai kelezatan dan bahkan udders dianjurkan membuat badan fit dan biasanya di awetkan di air cuka

  1. Pudding hitam
    sosinya dibuat dari usus dan darah babi yang dibekukan

  2. kepala babi liar
    kepala babi dihiasi dengan daun bay serta rosemary, disajikan di tengah2 perayaan natal

  3. Angsa Panggang
    Angsa panggang disajikan pada perayaan spesial saja, karena angsa digambarkan sebagai kebangsawanan dan terlalu terhormat untuk dikonsumsi setiap hari. Penyajiannya biasanya diberi mahkota emas kecil diatas kepalanya. Saat ini hukum di inggris menyatakan bahwa semua angsa adalah milik kerajaan dan tidak diperbolehkan dimakan kecuali titah dari ratu

  4. Sayuran
    mungkin ini adalah makanan yang tidak biasanya dikonsumsi terlalu banyak karena makanan ini hanya dikonsumsi kaum miskin


  5. Marzipan
    pasta yang dibuat dari almond, gula dan putih telur serta kayu manis dan lada, biasanya dicicipi sebagai dessert, meskipun saat itu dessert tidak terlalu populer diantara kalangan aristrokasi sampai kemudian abad 18 orang mulai menyukainya


  6. Fruitcake pedas
    disajikan untuk menghormati tamu pada sore hari

  7. Wine and Alesejarah mengkalkulasi bahwa dalam satu tahun keluarga kerajaan ini menghabiskan 600. 0000 galon ale cukup untuk mengisi kolam renang sebesar ukuran kolam pertandingan olympiade dan sekitar 75000 galon anggur cukup untuk mengisi 1500 bak mandi


amazing bukan?


Ada kejadian lucu sewaktu saya mampir kesini, di setiap ruangan terdapat penjaga yang masing-masing mengawasi pengunjung agar tidak ada yang merusak atau mengambil properti disana, nah ternyata mengambil gambar pun tidak diperbolehkan, ketika sampai di ruang itu saya sangat terkagum-kagum dengan meja panjang yang berada disana, maka timbul keinginan untuk mengambil foto meja panjang tersebut, maka sambil memperhatikan pengawas lengah saya jadinya bulak-balik yang berujung menimbulkan kecurigaan pengawas disana, namun akhirnya sambil sembunyi-sembunyi saya berhasil mengabadikan foto meja panjang itu pada akhirnya meski tidak terlalu bagus karena menggunakan kamera handphone, dengan pandangan curiga sang pengawas mendekati saya namun karena saya sudah berusaha bersikap sewajarnya dan cepat-cepat meninggalkan ruangan, pengawas itu berhenti mengikuti saya, ‘untung saja’ ujar saya senang.

Dari seluruh ruangan ruangan disini yang paling saya suka adalah ruang musik yang memiliki interior yang menakjubkan, rasanya seperti dalam kapal alien nan megah.

BrightonPavillion1964

img072

img076 (3)

Tips : Jika ada budget selagi kamu ada di Brighton jika ingin merasakan fish and chips berkualitas, kamu bisa coba makan di Harry ramsden, saya sangat merekomendasikan restauran yang tak jauh dari pantai ini, selain ikannya fresh variasinya oke.
Share:

cerita dari Gay village

Kota Manchester yang terletak di barat laut inggris ini merupakan kota yang melegenda dan juga didengar banyak orang karena prestasi dari kesebalasan pemain bola nya (Manchester united), selain dari pusat seni, kota ini dinobatkan sebagai kota nomor 2 di Inggris setelah London

SONY DSC

SONY DSC

Pertama kali menginjakkan kaki di Manchester bersama T.K sang partner in crime saya langsung bisa melihat bangunan ber-arsitektur Victorian style sampai kontemporer bercampur menjadi satu. Manchester Townhall yang terletak di Albert square adalah contoh bangunan Gothic yang diabadikan sampai sekarang, tempat ini juga lah lokasi yang sering dipakai untuk film seperti misalnya film Sherlock holmes, tempat ini biasa dipakai untuk menggantikan House of parliament yang didalamnya terdapat Big ben yang terkenal ini. Bangunan yang mencolok lainnya bernama The Beetham Tower (termasuk di dalamnya Hotel Hilton, restaurant dan apartement) merupakan bangunan tertinggi di United kingdom setelah gedung-gedung tinggi di London, namun sebenernya bangunan yang lebih tinggi bernama the Piccadilly Tower juga tengah dibangun dibelakang Manchester Piccadilly.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Bangunan lain seperti Museum science dan industri, Opera house dan bagi para pencinta seni bisa dengan mudah bisa mengunjungi City art gallery. Nah selain dari bangunan, kota ini juga mempunyai taman Heaton park di bagian utara kota yang merupakan taman kota terbesar di eropa. Di tengah kota sendiri terdapat taman kecil yang biasanya dipakai muda mudi bersantai, bersenda gurau, membaca, menikmati sandwich dan tak jarang pula terlihat pemusik jalanan beraksi di sekitar taman ini.

SONY DSC

Terlepas dari bangunan modern saya dan T.K tertarik untuk mengunjungi China town untuk menyantap dinner sore itu, kita menyantap menu yang mirip dengan suki dua rasa kaldu dalam satu wajan yang diberi pembatas diantaranya, satu kaldu dengan taburan bunga lawang atau disebut juga pekak  dan cabe sechzuan yang membuat rasa kaldu menjadi tajam yang akhirnya kita putuskan untuk kurang menyukai bumbu kaldu yang rasanya kurang bisa diterima oleh kita berdua, untungnya dim sum yang kita pesan tidak terlalu mengecewakan.

SONY DSC

SONY DSC

Salah satu Highlite yang menjadi list saya selama di Manchester selain bersantap di Chinese town , yaitu naik 'The Manchester eye' atau permainan yang kita kenal dengan nama Bianglala, kemudian menengok kehidupan malam para gay di area Canal street yang merupakan 'The Heart of the Gay Village'.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Gay Village sejak 1940 merupakan tempat komunitas para Gay, mulai dari yayasan dan pusat Gay yang menjaring social Gay club semuanya ada di kota ini. Cafe dan Pub-pub disini dipenuhi Gay-gay yang sudah tak sungkan dan terang-terangan ber hangout di Canal street ini, Tabloid-tabloid dan surat kabar independent nya pun semua serba berhubungan dengan Gay, yang buat saya menarik juga sebagai pengetahuan.

Nah tentunya tidak harus menjadi Gay apabila pergi ke tempat ini, namun seperti tempat-tempat yang pernah saya kunjungi, baik athmosfer dan orang-orang disekitarnya lebih lebih friendly dan menyenangkan bila diajak berbincang-bincang dan bertukar pikiran.

oya gang-gang sepi menuju ke arah Canal street ini adalah tempat bertransaksi untuk Marijuana. Rupanya beberapa tipe Marijuana yang sudah dinetralisir dan digolongkan menjadi tipe kelas tertentu, di Manchester dan di London dijual secara bebas.

Malam itu ketika sedang ber hangout saya berkenalan dengan beberapa gay di salah satu pub, salah satu dari mereka yang paling berkesan bernama Tracy dan pasangannya Lily, Tracy bercerita bahwa dia mulai tertarik pada sesama jenis sejak kecil, dia lebih enjoy berteman, memeluk dan bersentuhan dengan teman wanita lainnya, awalnya katanya dia tidak mengerti tapi semua mulai terasa jelas saat dia duduk di sekolah menengah, dia bilang perlu usaha keras untuk berterus terang pada ke dua orang tua nya sampai akhirnya beberapa tahun kemudian orang tua nya mau menerima kenyataan itu dan mempersilahkan mereka hidup bersama dan nantinya menikah apabila memang sudah saatnya. Lily sendiri saat ini sedang memulai diet ketat karena berat badannya yang semakin tak terkontrol, dia bilang dia ingin terlihat lebih langsing saat mengenakan gaun pengantin nanti ujarnya sambil tertawa lebar, dia juga memperlihatkan tato wajah Tracy, rambut nya yang brunette serta mata biru safir dengan bingkai hati mengelilingi sekitarnya dengan warna pink cerah terlihat manis sekali di pungung Lily, dia bilang dia sangat bangga akan tatoo itu dan hampir selalu dipamerkan pada orang-orang baru. Beda nya dengan Tracy, orang tua Lily sama sekali melarang keras anaknya berhubungan dengan sesama jenis, namun sebagai wanita dewasa Lily harus memilih tak memperdulikan mereka dan tetap menjalin hubungannya dengan wanita impiannya Tracy. Rencananya sih mereka berdua akan menikah dan bulan madu di Amsterdam.

Walau Inggris serba bebas namun, mengingat Inggris sebenarnya adalah negara Kristen karena Ratu Inggris sendiri merupakan kepala Gereja disana . Sebagian berpendapat bahwa para Gay harus mempunyai hak untuk menikah dan tentu saja menjalani kehidupan sesuai dengan pilihannya, namun masih banyak yang menentang pendapat ini. Perdana mentri Inggris baru-baru ini berpendapat bahwa Gay married ini sebaiknya diperbolehkan dan didaftarkan secara civil asal tidak dilakukan di Gereja dan bukan digelar secara ritual keagamaan.

Sementara lagu Just Dance-nya Lady Gaga berkumandang dan menambah suasana party semakin memanas pikiran saya berkelana menyusuri ucapan Tracy tadi, meski di budaya barat orang sangat menghargai privacy antara orang tua dan anak tapi nampaknya kasus penyuka sesama jenis adalah sesuatu yang masih kadang tabu dan tidak bisa diterima apalagi oleh orang tua sendiri contohnya orang tua Lily ini, entah saya harus kagum atau kecewa pada orang tua yang bisa menerima kenyataan seperti itu. Tapi terlepas dari masalah agama yang berpendapat itu salah besar, tentunya saya ucapkan juga salut untuk mereka yang mungkin bisa melihat sesuatu dari sisi yang sulit orang bisa lihat dan sanggup menerima sebagai sesuatu yang berharga dalam bagian hidup mereka.

Namun meski konsep perkawinan Gay ini buat saya pribadi tidak bisa berhasil karena jauh dari pemahaman saya, namun ada kata-kata Lily yang membuat saya sadar akan cinta yang benar-benar buta bahwa siapa pun pasangan kita, berlainan jenis atau sesama jenis konsep nya mengacu pada kebahagian.....‘Marriage is celebration of love and should be open to everyone’ begitu katanya. Yah.... cinta memang terkadang buta dan sangat tidak masuk akal memang.
Share:

exploring england journal - (pendahuluan)

Saat awal 2009- pertengahan 2014 ini saya punya kesempatan mengunjungi inggris sebanyak 3 kali dan dari 3 kali visit tadi yang terlama adalah 2009 yang mancapai 3 bulan, tahun 2011 hanya 1 bulan dan 2014 hanya 2 minggu itupun lebih banyak berpusat di Redbourn (kira-kira 1 jam 1/2 dari London ke utara) karena ada kepentingan keluarga. Nah meskipun belum hatam semua area karena waktu dan biaya tapi semuanya terekam jelas di kepala, dan akan saya coba kupas di england journal (E.E.J)  sampai part sekian di halaman-halaman berikutnya dari blog ini.

map_of_united_kingdom

oke ini kira-kira peta perjalanan (yang saya beri tanda merah) yang sudah saya lakukan dalam 3 kali visit inggris (yup sejauh ini baru sampai situ) dan akan bertambah terus sampai utara yang nampaknya akan dimulai tahun depan... i hope :)
Share:

Popular Posts

Blog Archive

Categories

Recent Posts